Polisi Buru Lima Pengeroyok Kapolsek Patumbak

publicanews - berita politik & hukumKapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto saat menjenguk Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar di Rumah Sakit Colombia, Medan, Sumatera Utara. (Foto: tribunmedan)
PUBLICANEWS, Jakarta - Polisi memburu lima bandar narkoba yang mengeroyok Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar, di Jalan Karya Marindal I Gang Rukun, Kamis (8/8).

Kelima pelaku masih buron dan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). "Ini masih dikejar," ujar Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada wartawan di kantornya, Senin (12/8).

Ia mengabarkan kondisi terbaru AKP Ginanjar sudah membaik. Dia harus dirawat di Rumah Sakit Colombia, Medan, Sumatera Utara karena banyak mengalami luka di bagian wajah dan dirawat.

"Kejadian itu berlangusng saat rekan kami menggerebek kampung narkoba. Semoga dalam waktu dekat lima pelaku ini bisa ditangkap," ujarnya.

Penyidik masih menyelidiki adanya keterlibatan jaringan narkoba internasional dalam kasus ini. Dedi tak menepis jika Sumatera Utara memang pintu utama masuknya narkoba internasional ke Indonesia.

"Pintu yang paling rawan itu kan Sumut, Aceh, Riau, cukup rawan. Kepri diperketat, larinya ke daratan," Dedi menandaskan.

Diketahui, saat penggerebekan kampung narkoba, AKP Ginanjar tidak sendiri. Ia ditemani Kanit Reskrim Iptu Budiman beserta jajaran.

Dalam penggerebekan itu, polisi membekuk 3 pengedar narkoba, yakni U (49), K (30) dan S (29). Dari interogasi ketiga tersangka, didapatkan nama bandar besar salah satunya inisial A.

Ginanjar beserta anggota bergerak ke rumah A. Sayang, polisi gagal menangkap karena A kabur. Saat dikejar, A bersama 20 temannya sudah menunggu di ujung jalan.

Lima pelaku yang diduga bandar narkoba mengeroyok Ginanjar menggunakan senjata tajam sehingga wajah dan lengan kapolsek terluka parah.(imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top