Dikasari Suami Tiongkok-nya Korban Perdagangan Orang Minta Pulang

publicanews - berita politik & hukumKapolres Singkawang AKBP Raymond M Masengi. (Foto: tribunpontianak)
PUBLICANEWS, Singkawang - FR (26) merasa tak tahan lagi hidup bersama suaminya di Tiongkok karena terus mendapat kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Warga Singkawang itu merupakan korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Kondisinya sedang hamil tiga bulan.

"Kami mendapat informasi ini (korban TPPO) setelah ada laporan di Facebook dua hari lalu. Korban ingin pulang," kata Kapolres Singkawang AKBP Raymond M Masengi kepada wartawan, Minggu (11/8).

FR disekap suaminya di tengah hutan. Selama beberapa hari itu, korban dibawa pulang suami. "Namun sekarang sudah kembali ke rumah tetapi masih disekap di dalam kamar," ujarnya

Sudah sekitar satu tahun ia hidup bersama suaminya. Atas perlakuan suami, korban mencari cara agar bisa kembali ke kampung halamannya.

Sementara orang yang diduga sebagai perantara sudah dihubungi."Berkoordinasi guna memberitahu dan membantu kepulangan korban," Raymond menuturkan.

Kejadian tersebut, kata Raymond, sudah pernah terjadi. Sebelumnya, ia telah memulangkan satu warga Ketapang yang diduga menjadi korban TPPO.

"Korban berinisial YS (26) berasal dari Kabupaten Ketapang," ia menjelaskan

YS bisa pulang atas kerja sama Polres Singkawang dan Polres Ketapang sekaligus ditindaklanjuti. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top