Kriminalitas Cianjur

Dari Tergiur Ponsel, Sopir Angkot Perkosa dan Bunuh Mahasiswi IPB

publicanews - berita politik & hukumTersangka RH melakukan rekonstruksi pembunuhan mahasiswi IPB di Sukabumi, Jumat (9/8). (Foto: Cianjurtoday)
PUBLICANEWS, Sukabumi - Polresta Sukabumi menggelar reka ulang peristiwa pembunuhan mahasiswi IPB Amelia Ulfa Supandi (22). Tersangka tunggal sopir angkot RH (25) memperagakan 22 adegan peristiwa pembunuhan yang terjadi Minggu (21/7) lalu.

Kapolresta Sukabumi AKBP Susatyo Purnomo Condro mengatakan, rekonstruksi untuk melihat kesesuaian berbagai alat bukti dan kerterangan saksi dan hasil autopsi. "Kami berharap rangkaian penyidikan menguatkan persidangan," ujar Susatyo di lokasi rekonstruksi, Jalan Baru Sukaraja, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (9/8).

RH ditangkap pada Jumat (2/8) lalu, sepuluh hari setelah kejadian. Pria asal Cianjur itu membunuh korban setelah sendirian berada di mobil angkotnya. "Korban adalah penumpang dari Ciawi. Saat di Cianjur tidak ada penumpang lain, korban sendirian," Susatyo menjelaskan.

Saat itulah timbul niat tersangka untuk mengambil ponsel korban. Pelaku kemudian membekap Amnelia hingga pingsan. Namun, sesampai Sukabumi korban mulai bergerak, sadar dari pingsan.

Pembunuh Mahasiswi IPB Sempat Komentari Berita di Koran: Sadis, Katanya

Melihat korban bergerak, timbul niat jahat RH untuk melakukan rudapaksa. Namun, korban memberontak, seketika RH mencekiknya hingga tewas.

Jasad Amelia kemudian dibuang di Cibereum untuk menghilangkan jejak. Warga menemukannya keesokan hari dalam kondisi tak bernyawa dengan rok yang tersingkap.

Semula alumnus IPB ini berniat mendaftar kuliah S1. Ia pamit kepada keluarga pada 20 Juli 2019. Saat rekayasa itu, keluarga korban meminta agar pelaku dihukum mati. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top