Baiq Nuril Tetap Terima Donasi Rp 421 Juta, Untuk Apa?

publicanews - berita politik & hukumBaiq Nuril dan suami saat jadi tamu pada acara HUT ke-25 AJI di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (7/8) malam. (Foto: Publicanews/Bimo)
PUBLICANEWS, Jakarta - Korban 'ketidakadilan' Baiq Nuril Mainun sampai saat ini belum menerima donasi Rp 421 juta yang dikumpulkan dari masyarakat lewat tagar #SaveIbuNuril. Donasi tersebut semestinya untuk membayar hukuman denda yang dijatuhkan oleh hakim Mahkamah Agung dalam kasus pelanggaran Undang-undang ITE.

"Sampai saat ini saya belum menerima apa-apa. Saya kurang tahu soal itu," ujar Nuril kepada Publicanews seusai
HUT ke-25 AJI di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (7/8) malam.

Donasi tersebut tetap diberikan meski Nuril sudah menerima amnesti dari Presiden Jokowi. Namun, denda tersebut tidak perlu dibayar, karena proses hukumnya telah gugur.

Sebagai bentuk terima kasih Nuril kepada masyarakat yang peduli atas kasus hukumnya, ia akan menggunakan uang tersebut untuk kegiatan sosial dan amal.

"Seandainya itu diberikan ke saya mungkin sebagian saya berikan ke anak-anak yatim, panti asuhan, dan bangun masjid di kampung saya," ia menjelaskan.

Diketahui donasi yang terkumpul itu bukan hanya dari dalam negeri melainkan juga warganet luar negeri yang menyumbang dalam bentuk dolar. Hingga batas waktu penutupan donasi melalui kitabisa.com/#SaveIbuNuril, dana yang terkumpul sebanyak Rp 421 juta.

"Rencananya, donasi akan diserahkan pada akhir Agustus 2019," salah satu relawan Paguyuban Korban UU ITE (PAKU ITE) Rudy beberapa waktu lalu. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top