Ditangkap, Guru Olaharga di Jakut Cabuli Siswi Madrasah

publicanews - berita politik & hukumKonferensi pers guru cabuli siswi MI di Jakarta Utara, Jumat (26/7). (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Polisi menangkap JD (53), guru olahraga di salah satu Madrasah Ibtidaiah (MI) di Penjaringan, Jakarta Utara. Dalam pemeriksaan JD mengakui telah mencabuli seorang siswi berusia 10 tahun.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan, pencabulan dilakukan JD terhadap korban sebanyak enam kali.

Modusnya, ia memisah siswi dan siswa saat jam olahraga. Anak laki-laki diminta praktik olaharga di luar ruangan. Kemudian pelaku memberi pelajaran teori kepada para murid perempuan.

"Pada saat memberikan teori dia menyetelkan video dalam suatu ruangan, pada saat itulah dia kemudian mendekati korban kemudian membuka celananya," kata Budhi di kantornya, Jumat (26/7).

Korban diraba-raba, terutama di bagian vitalnya. Dari hasil visum dokter diketahui korban mengalami kekerasan seksual.

Budhi menjelaskan, JD dikenal temperamental. Berulang kali ia mengancam akan memberi nilai jelek kepada murid-muridnya. Bahkan, kepada peserta didik yang mengetahui perbuatan tak senonoh itu tak jarang JD berkata kasar.

"Ada lima saksi melihat perbuatan pelaku. Tapi diancam tak diberi nilai bagus sehingga takut mengadu," ujar Budhi.

Budhi mengatakan penyidik sedang mengembangkan kasus ini, ia meyakini korban tidak hanya satu orang. Ia berharap korban lain bersedia membuat laporan sehingga bisa dilakukan konseling.

Polisi mengenakan Pasal 82 Ayat (2) Undang Undang RI nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top