Singgung Poligami Aceh, Deni Siregar Diperkarakan ke Bareskrim

publicanews - berita politik & hukumDeni Siregar dalam acara Timeline di CokroTV. (Foto: capture/Youtube)
PUBLICANEWS, Jakarta - Pegiat media sosial Deni Siregar diperkarakan ke Bareskrim Polri atas ucapannya yang dinilai menyinggung masyarakat Aceh. Laporan dilakukan oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Aceh (DPA)-Partai Aceh (PA) Muzakir Manaf dan anggota DPD asal Aceh Fakhrur Razi.

Deni dilaporkan karena menyinggung soal poligami, yang tengah diwacanakan DPR Aceh dalam Rancangan Qanun Hukum Keluarga. "Ucapan dia sebagai bentuk pecah belah rakyat Aceh,” kata Muzakir di Jakarta, Selasa (23/7).

Menurut Muzakir, pelaporan ini sebagai tanggung jawab moral dan politik PA untuk menjaga harkat, martabat rakyat, DPR Aceh, Pemerintah Aceh, khususnya ulama Aceh.

Laporan dengan barang bukti video di akun YouTube pada 9 Juli 2019. Saat itu, Deni yang menggawangi acara Timeline di CokroTV dengan judul Hore, Poligami Boleh di Aceh.

Mendagri Belum Terima Draf Qanun Poligami Aceh

Dalam video itu, Deni mengutip tulisan di beberapa media online lokal dan nasional. Ia juga menyinggung Aceh yang digelontori anggaran beratus triliun rupiah tetapi tetap menjadi provinis termiskin di Sumatera dan peringkat keenam sebagai daerah termiskin di Indonesia.

Ia mengawali ulasannya dengan menyinggung soal poligami untuk mengatasi perkawinan siri yang kabarnya marak di Serambi Mekah itu. "Dibuatlah seakan-akan itu keadaan mendesak dan harus dipayungi peraturan," ujar Deni.

Laporan terhadap loyalis Jokowi itu tertuang dalam Surat Tanda Terima Laporan (STTL), Nomor: STTL/348/VII/2019/BARESKRIM, 23 Juli 2019. Bareskrim menjanjikan segera akan memanggil Deni. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top