Ahok Nyatakan Karier Politiknya Tamat Pasca Menodai Agama

publicanews - berita politik & hukumBasuki Tjahaja Purnama alias Ahok. (Foto: capture/Youtube)
PUBLICANEWS, Jakarta - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan sudah tidak memiliki harapan untuk kembali ke politik. Ia menyebutkan status eks narapidana penodaan agama telah menamatkan kariernya.

"Sudah selesai karier politik saya sebetulnya. Orang mayoritas beragama sudah mencap saya menista," ujar Ahok dalam pidato ketika menerima Roosseno Award IX-2019 di Roosseno Plaza, Kemang, Jakarta Selatan, Senin (22/7).

Ahok kemudian berbicara mengenai perceraiannya dengan Veronica Tan (Vero) dan pernikahan keduanya dengan Puput Nastiti Devi, mantan polwan pengawal istrinya sendiri.

"Lalu kelas menengah, terutama ibu-ibu marah juga sama saya karena urusan perceriaan dan pernikahan saya. Jadi ya sudah, sebetulnya sudah selesai," kata Ahok.

Mengenai pernikahan keduanya itu, Ahok mengatakan dilangsungkan sehari setelah bebas dari penjara pada 15 Januari 2019. "Saya kalau di gereja semua lihatin saya kayak orang sesat," ujar Ahok.

Mantan Bupati Belitung Timur ini menyatakan keinginannya saat ini yaitu menjadi pemandu acara alias host suatu program acara di TV. "Saya pengin jadi host saja, yang penting host saya gak ditahan-tahan deh. Jadi host, ya ngelawak lah, aku nyanyi lumayan kok sekarang," ujarnya dengan mimik serius.

Diketahui Ahok dihukum 2 tahun penjara karena terbukti melakukan penodaan agama setelah menyitir Surat Al-Maidah Ayat 51 di Kepulauan Seribu, pada 2016. Saat menjalani masa tahanan di Rutan Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, ia menggugat cerai Vero yang sudah dinikahi 20 tahun karena alasan perselingkuhan.

Pengadilan Negeri Jakarta Utara mengabulkan gugatan cerai tersebut pada 4 April 2018. Ahok kemudian memperistri Puput yang ia pacari semasa proses gugatan cerainya dengan Vero. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top