Terorisme

Penjual Garam di Padang Dibekuk Densus 88

publicanews - berita politik & hukumPolisi mengepung rumah penjual garam N (39) di Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Jumat (19/7). (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Padang - Densus 88 Antiteror menangkap penjual garam N (39) di wilayah Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Kamis (18/7) malam. Para tetangga terkejut karena selama ini N tidak pernah menunjukkan aktivitas mencurigakan.

"Tiba-tiba saja datang petugas polisi antiteror yang mensterilkan daerah. Kami terkejut saat itu," kata Ketua RT Syaiful kepada wartawan, Jumat (19/7).

N, anakkelima dari enam bersaudara, bahkan tidak tergabung dengan organisasi terlarang. Di Padang, dia hidup tenteram bersama isteri. "Dia beraktivitas normal sama seperti warga yang lain, dan sering juga berkomunikasi," ujarnya.

Keluarga N juga tidak menyangka bahwa selama ini ia menekuni agama atau bergabung organisasi radikal.

"Saya tidak percaya adik saya seorang teroris. Dia adik yang baik, taat beragama, tidak mungkin dia teroris," kata sang kakak Usman (42) saat dikonfirmasi.

Usman menjelaskan adiknya itu juga aktif dalam kegiatan masyarakat. Ketika muda dulu N pernah merantau, tapi tidak lama. "Hanya dua tahun, setelah itu balik lagi ke sini," ia menambahkan.

Sehari setelah penangkapan, Tim Densus menggeledah rumah N dan menyita laptop, ponsel, dan kaset. Penggeledahan itu menarik perhatian warga karena sejumlah petugas bersenjata laras panjang mengepung rumah N. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top