Polisi Tetapkan 49 Tersangka Penyerang TNI di Jambi

publicanews - berita politik & hukumKelompok SMB melakukan poerusakan di kantor Satgas Karhutla. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Polri menetapkan 49 orang sebagai tersangka penyerangan anggota TNI dan Polri di Distrik VIII PT Wira Karya Sakti (WKS), Jambi. Petugas mendapat serangan warga saat melakukan pemadaman kebakaran lahan.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra mengatakan, penyerangan terjadi Rabu (17/7). Sedangkan 49 tersangka tersebut salah satunya adalah Ketua Serikat Mandiri Batanghari (SMB) Muslim.

"M (Muslim) dan istrinya diduga provokator," ujar Asep di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (19/7).

Kasus terjadi ketika SMB membakar lahan konsesi PT WKS di Kabupaten Batanghari, Jambi. Ketika personel TNI dan Polri memadamkannya, mereka malah diserang. Ada tiga anggota TNI dan seorang polisi terluka.

Diketahui Muslim dan kelompoknya menempati lahan seluas 200 hekatre. Mereka menebangi pohon akasia dan menggantinya dengan tanaman biasa seperti singkong.

Asep membantah bila anggota TNI dan Polri disewa perusahaan. Ia menyebut aparat di lokasi untuk mengawal pemadaman pembakaran hutan.

"Jadi waktu KLH ke sana dan memadamkan itu, teman-teman TNI-Polri mendampingi. Tapi masyarakat marah dan tidak suka, dan terjadi penyerangan. Termasuk perusakan mess di sana," Asep menjelaskan.

Perusakan dan penyerangan dipuci konflik antara SMB dan pemilik Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman Rakyat (IUPHHK-HTR) PT WKS. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top