Kemenkumham dan Pemkot Tangerang Saling Lapor Polisi Soal Lahan

publicanews - berita politik & hukumWalikota Tangerang Kota Arief R Wismansyah. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Tangerang - Pemerintah Kota Tangerang berencana menyegel kampus Politeknik Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) menyusul laporan Kemenkumham ke Kapolres Metro Tangerang Kota. Namun penyegelan urung dilakukan.

"Enggak jadi karena kita sudah lapor polisi. Jadi biar nanti berjalan aja dari kepolisian prosesnya," kata Kabag Humas Pemerintah Kota Tangerang Ahmad Ricky Fauzan saat dihubungi media, Rabu (17/7).

Menurut Ahmad, kampus milik Kemenkumham itu belum berizin karena lahan tersebut untuk ruang terbuka hijau (RTH). "Pembangunan Politeknik Kemenkumham melanggar Undang-Undang Tata Ruang," ia menerangkan.

Pemkot Tangerang juga mempersoalkan banyak lahan Kemenkumham yang disinyalir banyak disewakan tetapi hasilnya tidak disetor ke negara. 

"Kan lahan-lahan Kemenkumham banyak yang disewakan, misalnya untuk toko, tempat cuci mobil. Itu disinyalir enggak ada bayar sewanya ke negara, dua itu sih," ia menambahkan.

Selasa lalu, Kemeterian yang dipimpin Yasonna Paolo itu n melaporkan Pemkot Tangerang ke kepolisian. Kasubag Humas Polrestro Tangerang Kompol Abdul Rachim menjelaskan, pelaporan dilakukan Kabiro Humas Kemenkumham.

Namun, Abdul belum bersedia menjelaskan duduk soal materi pelaporan tersebut. Diduga, pelaporan merupakan buntut dari seteru antara Menkumham Yasonna Laoly dengan Walikota Arief R Wismansyah terkait pemanfaatan lahan. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top