Tukang Cilok Remas Payudara Mahasiswi Yogyakarta Diamuk Massa

publicanews - berita politik & hukumPolisi saat menangkap US usai dihakimi warga karena meremas payudara seorang mahasiswi di Jalan Ngasem, Yogyakarta, Selasa (16/7) malam. (Foto: istimewa)
PUBLICANEWS, Yogyakarta - Pedagang cilok US (29) diamankan karena meremas payudara mahasiswi TK (19) yang sedang menunggu taksi. Kejadian berlangsung di Jalan Ngasem, Kota Yogyakarta, Selasa (16/7) malam.

"Pelaku membuntuti korban berjalan kaki, tiba-tiba pelaku meremas payudara kanan korban," ujar Kapolsek Kraton Kompol Etty Haryanti kepada wartawan di kantornya, Rabu (17/7).

Etty menjelaskan, TK tengah menunggu taksi daring selepas jalan-jalan di kawasan Malioboro. Ia curiga dengan seorang pria yang terus mengikutinya.

Benar saja, US tiba-tiba memegang payudara TK selama tiga detik. TK yang sedang berjalan bersama saudaranya itu langsung berteriak.

"Dia (US) pura-pura telepon. Warga yang mendengar teriakan korban, langsung menangkap dan memukul pelaku," ujar Etty.

US mengaku tidak kuat menahan nafsu saat melihat kemolekan payudara mahasiswi asal Cilacap, Jawa Tengah, itu. Kepada penyidik, pelaku menyatakan baru sekali melakukannya.

"Saya enggak lihat wajahnya, pokoknya payudara dia bentuknya bagus. Saya sudah lihat dari samping," kata US di Mapolsek Kraton.

Selama ini tukang cilok asal Jember, Jawa Timur, itu menetap sekaligus bekerja dengan bosnya di Kauman, Yogyakarta. Akibat ulahnya itu, polisi menjerat US dengan Pasal 281 tentang Perbuatan Cabul atau Asusila dengan ancaman hukuman maksimal dua tahun penjara. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top