Polisi Kembali Tangkap Penghina Jokowi dan Jenderal Tito

publicanews - berita politik & hukumSalah satu unggahan Faisal Abod di akun Instagram @reaksirakyat1 yang menghina Presiden Joko widodo. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Jajaran Subdit II Dittipidsiber Bareskrim Polri menangkap Faisal Abod Batis yang ditengarai beberapa kali mengunggah konten bersifat provokatif, bernada kebencian, dan hasutan melalui akun Instagram @reaksirakyat1. Konten tersebut berisi penghinaan terhadap Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo dalam keterangannya menyebutkan beberapa unggahan Faisal. Misalnya, Kebohongan Demi Kebohongan Dipertontonkan Oleh Seorang Pemimpin Negara. Bagaimana Rakyat Akan Percaya Terhadap Pemimpin Seperti ini.

Kemudian, Konflik Agraria rezim JOKOWI: 41 orang tewas, 51 orang tertembak, 546 dianiaya, dan 940 petani; pejuang lingkungan dikriminalisasi.

Faisal juga mengunggah tulisan lainnya, seperti 'Polisi gagal melindungi hak asasi manusia saat Aksi 21-23 Mei 2019'.

"Tujuan tersangka memposting konten tersebut untuk melakukan penghasutan kepada masyarakat," Dedi menjelaskan, Rabu (17/7).

Faisal ditangkap pagi tadi di rumahnya, Perumahan Permata Jingga Blok I Nomor 4, Kota Malang, Jawa Timur. Polisi menyita dua ponsel.

Ia dijerat pasal berlapis, yaitu Pasal 45 A ayat 2 jo Pasal 28 ayat 2 UU No 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Kemudian, Pasal 16 jo Pasal 4 huruf (b) UU No 40 Tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis, Pasal 14 ayat 2 dan/atau Pasal 15 UU No 1 Tahun 1946 tentang penyebaran berita bohong, dan Pasal 207 KUHP dan/atau Pasal 160 KUHP tentang penghinaan terhadap penguasa dan mengganggu ketertiban umum. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top