Kriminalitas Papua

Eks Panglima Laskar Jihad Divonis 5 Bulan Penjara

publicanews - berita politik & hukumJafar Umar Thalib saat tiba di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Selasa (16/7). (Foto: rapormerah)
PUBLICANEWS, Makassar - Mantan panglima Laskar Jihad Jafar Umar Thalib (58) divonis lima bulan penjara oleh hakim Pengadilan Negeri Makassar, Sulawesi Selatan, hari ini. Umar Thalib adalah terdakwa kasus perusakan rumah Henock Niki gara-gara menyetel musik keras-keras saat subuh.

"Terdakwa terbukti melanggar pasal 170 ayat 1 KUHP terkait perusakan," kata Ketua Majelis Hakim Suratno membacakan amar putusannya, Selasa (16/7).

Suratno dalam pertimbangan meringankan menyebutkan Jafar mengakui dan menyesali perbuatannya. Selain itu telah ada upaya damai dari kedua belah pihak. Atas putusan tersebut, Jafar hanya perlu mendekam di tahanan selama 11 hari lagi.

Panglima Laskar Jihad Mulai Disidang dalam Kasus Lagu Rohani

Vonis terhadap pimpinan Pesantren Ihyaul Sunnah di Provinsi Papua itu lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum yang meminta hukuman satu tahun. Atas putusan hakim tersebut, JPU menyatakan pikir-pikir. Selain Jafar ikut dipidana enam santrinya, masing-masing diganjar enam bulai bui.

Vonis terhadap Jafar bermula dari perusakan yang ia lakukan bersama santri di rumah Henock Niki, warga Kota Jayapura, Papua, pada 27 Februari 2019. Dengan menggunakan samurai mereka memutus kabel dan speaker lantaran Henock menyetal musik keras-keras saat ia salat subuh di pesantrennya.

Pemindahan sidang ke Makassar karena alasan keamanan. Jaksa Muhammad Iryan mengkhawatirkan konflik SARA bisa saja terjadi jika dilakukan di Bumi Cenderawasih. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top