Konflik Internal Partai

Golkar Jakarta Tidak Melihat Urgensi Musdalub

publicanews - berita politik & hukumPlt Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Rizal Mallarangeng (tengah). (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Pengurus DPD Partai Golkar DKI Jakarta Laras Susiyanto menilai tidak ada urgensi untuk digelarnya Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub). Menurut Wakil Ketua Kosgoro 1957 Jakarta itu, tidak ada unsur mendesak karena masa bakti Partai Golkar DKI tinggal beberapa bulan.

"Jadi untuk apa kita Musdalub hanya untuk kepengurusan yang hanya beberapa bulan saja. Itu kan mubazir," kata Laras kepada wartawan di Jakarta, Senin (8/7).

Laras menyampaikan hal tersebut menanggapi aksi unjuk rasa kader Golkar yang menuntut penyelenggaraan Musdalub Golkar Jakarta menyusul hasil Pileg 2019. Mereka menggelar aksi depan Kantor DPD Golkar di kawasan Cikini, Jakarta Pusat.

Menurut Laras, penurunan kursi DPRD Golkar DKI harus dilihat secara menyeluruh, harus pula dilihat konteksnya. Tidak bisa hanya menyalahkan satu orang.

Laras justru memuji kepemimpinan Plt Rizal Mallarangeng yang berhasil mempertahankan kursi di DPRD setelah turbulensi yang terjadi di DPD Jakarta. Sementara ada partai lain yang terpuruk.

“Tanpa bermaksud mencari pembenaran, bahwa tidak bisa hanya menyalahkan Plt Ketua saja yang hanya 6 bulan menjabat dan melanjutkan program dan strategi ketua sebelumnya," ia menjelaskan.

Laras menilai Rizal berhasil memimpin konsolidasi partai secara baik serta melakukan kampanye-kampanye kreatif dan edukatif dalam mensosialisasikan Partai Golkar dan capres Joko Widodo.

"Kalau mau jujur, sebelum ada Plt yang dipimpin Pak Rizal, banyak kekuatan Partai Golkar yang tercerai-berai akibat konflik internal," ia menegaskan.

Namun Laras memahami dinamika politik ini karena Partai Golkar adalah partai besar yang terbuka dan demokratis.

Pagi tadi, kelompok yang tergabung dalam Kader Muda Partai Golkar (KMPG) melakukan aksi di depan Kantor DPD Partai Glkar Jakarta, kawasan Cikini, Jakarta Pusat. Mereka mengajukan delapan poin tuntutan, antara lain menyegerakan Musdalub.

Dalam rilis yang diteken Presidium KMPG Mohammad Rizky dan Koordinator Aksi R Lintang Fisutama, mereka menyoal, antara lain, perolehan kursi partai beringin di Jakarta yang sebelumnya 9 kursi menjadi hanya 6 pada Pileg 2019. Adapun di tingkat DPR RI, Golkar Jakarta hanya menyumbang satu kursi.

"Untuk itu, kami KMPG meminta tanggung jawab moril atas kegagalan Rizal Mallarangeng memimpin kami dan segera menggelar Musdalub sebelum Munas Partai Golkar," ujar KMPG. (imo/oca)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top