Kriminalitas Majalengka

Bareskrim Tangkap Dua Perekrut TKW Tasini yang Dianiaya

publicanews - berita politik & hukumTasini, asal Majalengka, Jawa Barat, yang diduga dianiaya majikannya di Arab Saudi, dirawat di RSUD Majalengka. (Foto: istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Tim Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Bareskrim Polri menangkap Mamun dan Faisal yang merekrut pekerja migran Tasini ke Arab Saudi.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Nico Afinta menjelaskan, Mamun yang berperan sebagai perekrut Tasini ditangkap di Majalengka pada Sabtu (6/7). Adapun Faisal sebagai agen diamankan di Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, hari ini.

"Faisal ini juga pemodal, mengurus visa, tiket dan mengirim korban ke Arab Saudi," ujar Nico dalam keterangan pers, Minggu (7/7).

Satgas TPPO menyita beberapa barang bukti dari tangan kedua pelaku, yakni berupa paspor, visa, satu boarding pass tujuan Jeddah, Arab Saudia, bertanggal 3 Juli 2019, serta satu buah boarding pass ke Jakarta.

Awalnya Tasini direkrut oleh Mamun di Majalengka pada Mei 2018 untuk menjadi pembantu rumah tangga di Arab Saudi. Mamun mengirim Tasini pada Faisal.

"Korban dilakukan pemeriksaan medis dan diberikan uang fee oleh Mamun sebesar Rp 6 juta," Nico menjelaskan.

Faisal yang pernah bekerja di PT Haena Duta Cemerlang itu dibantu Andi untuk mengirim Tasini ke Arab. "Setelah visa milik korban terbit, Mamun lalu menyerahkan Tasini ke Andi dan Faisal untuk diberangkatkan ke Arab Saudi," katanya.

Tasini mendapat perlakuan tidak menyenangkan selama bekerja di Arab Saudi. Kasus ini terbongkar setelah Kementerian Ketenagakerjaan menginformasikan pemulangan Tasini ke Indonesia pada Kamis (4/7).

Korban pulang ke Majalengka dalam kondisi luka-luka di sekujur tubuhnya. Ia langsung dirawat di RSUD Majalengka.

"Saat ini korban belum bisa dimintai keterangan karena masih dalam kondisi sakit dan memprihatinkan," Nico menambahkan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top