Pencemaran Nama Baik

Galih Ginanjar Diperiksa 13 Jam Soal 'Ikan Asin'

publicanews - berita politik & hukumGalih Ginanjar didampingi tim kuasa hukumnya usai diperiksa penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Sabtu (6/7) dini hari. (Foto: FWP)
PUBLICANEWS, Jakarta - Galih Ginanjar keluar dari ruang penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Jumat (5/7), setelah diperiksa 13 jam dengan 46 pertanyaan kasus 'ikan asin'.

"Kami tidak etis untuk membuka secara detail isi dari pertanyaan tersebut," kata kuasa hukum Galih, Rihat Hutabarat, Sabtu (6/7) dini hari.

Wajah Galib terlihat murung dan matanya merah saat seusai pemeriksaan yang panjang ini. Secara umum, Galih dimintai keterangan perihal proses pembuatan video yang menyebut organ intim mantan istrinya, artis Fairuz A Rafia, bau ikan asin.

"Selama itu, klien kami dipertontonkan video di Youtube," ujar Rihat.

Status Galih masih saksi, Rihat mengatakan kliennya kooperatif dan tidak mengalami tekanan. "Kalau lelah wajar," Rihat menambahkan.

Ia mengisyaratkan ada upaya damai Galih dengan Fairuz, keduanya sempat bertemu. "Cuma ya udah, jalani aja sekarang," kata Galih.

Suami BarbieĀ KumalasariĀ itu diperiksa sejak pukul 11.00 WIB dan baru selesai pukul 00.00 WIB. Galih tersandung kasus pencemaran nama baik menggunakan kata-kata 'ikan asin' yang melibatkan pasangan vlogger Rey Utami dan Pablo Benoa. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top