Aceh Utara

Sebanyak 39 Napi Rutan Lhoksukon Masih Buron Pasca Rusuh

publicanews - berita politik & hukumSejumlah napi Rutan Lhoksukon yang ditangkap setelah kabur, Minggu (16/6). (Foto: goaceh.co)
PUBLICANEWS, Aceh Utara - Petugas Rutan Lhoksukon dibantu personel Polres Aceh Utara menangkap puluhan napi yang kabur pasca insiden kerusuhan pada Minggu (16/6) lalu. Salah satu napi, Murhaban M Ali, dicokok dari rumah saudaranya di Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara.

"Dia bersembunyi di kamar. Kami jemput dan dibawa ke Polres Aceh Utara. Kita juga sudah koordinasi dengan pihak Rutan Lhoksukon," kata Kasat Reskrim Polres Aceh Utara Iptu Rezki Kholiddiansyah kepada wartawan, Jumat (21/6).

Rezki menjelaskan masih ada 39 tahanan yang belum ditemukan dari total 73 napi kabur. Ia mengultimatum agar mereka menyerahkan paling lambat Minggu (23/6).

"Jika tidak menyerahkan diri, maka akan dimasukan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Porles Aceh Utara," ujarnya.

Selain itu, ada napi Sufriadi Aiyub (20) yang ikut kabur ditemukan tewas di Krueng Keureuto, Desa Pante, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara. 

Sebanyak 73 narapidana kabur dari Rutan Lhoksukon sekitar pukul 15.45 WIB dengan membobol tiga pintu. Kemenkum HAM RI Provinsi Aceh melansir kerusuhan terjadi karena over kapasitas. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top