Kriminalitas Jabar

Anak Pasutri Adegan Ranjang Live Ikut Nonton

publicanews - berita politik & hukumPasutri ES dan LA saat diperiksa penyidik Satreskrim Polres Tasikmalaya. (Foto: Polres Tasikmalaya)
PUBLICANEWS, Tasikmalaya - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya Ato Rinanto menyebut aksi pamer adegan ranjang pasutri ES (25) dan LA juga ditonton anak mereka.

"Sesuai hasil investigasi kami ya, anaknya dibiarkan ikut menonton oleh kedua pelaku bersama anak-anak lainnya," kata Ato kepada wartawan, Rabu (19/6).

Setidaknya ada enam anak laki-laki yang menonton adegan panas itu, salah satunya anak dari pasutri tersebut.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Dadang Sudiantoro telah mengumpulkan keterangan beberapa saksi sebelum menetapkan pasutri tersebut sebagai tersangka.

Dalam aksinya, ES dan LA memungut biaya kepada anak-anak yang masih duduk di bangku SD itu sebesar Rp 5 ribu. Kedua pelaku sengaja membiarkan jendela kamar terbuka agar para bocah bisa menonton mereka.

"Uang tersebut digunakan sebagai iuran membeli kopi, mie instan, dan rokok," ujar Dadang. kemarin.

Warga mengetahui kelakuan bejat mereka, setelah seorang bocah bercerita kepada guru ngajinya. Kedua pelaku langsung kabur ke sebuah kebun dan baru sepekan kemudian menyerahkan diri ke Mapolsek Kadipaten.

Saat diperiksa polisi, LA menangis histeris hingga pingsan sementara ES terdiam lesu.

"Mereka masih menjalani pemeriksaan dan saat ini tidak mengakui perbuatannya. Anak-anak belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut," Dadang menambahkan.

ES dan AL mempertontokan hubungan suami isteri secara live di rumahnya di Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, pada bulan Ramadan lalu. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top