Selain Gadai Istri, Hori Jual Anak

publicanews - berita politik & hukumHori (46), pria yang menggadaikan istri di Lumajang, saat diinterogasi penyidik. (Foto: surabaya.net)
PUBLICANEWS, Lumajang - Polisi menerima informasi bahwa selain menggadaikan istri, disinyalir Hori (46) juga menjual anaknya kepada S.

Keterangan tersebut didapat dari pengakuan istri Hori, R yang konon dijual Rp 500 ribu.

"Endak, ndak saya jual. Pak S memaksa minta saya biar anak saya kumpul sama pak S. Ndak dikasih uang," kata Hori kepada polisi di Mapolres Lumajang, Jumat (14/6).

Hori pun meminta polisi untuk mendatangkan S untuk menjadi saksi. Hori menganggap S yang meminta dan memaksa untuk mengasuh anaknya.

"Dia S masih (berhubungan) ini sama saya. Biar saya yang ngurus katanya waktu itu," ujarnya.

Atas kekerabatan itu, Hori mempercayai S untuk mengasuh anaknya. S sebelumnya sempat berjanji akan membawa anaknya pulang ke Jawa saat S masih bekerja di perkebunan kelapa sawit di Medan.

"Waktu itu mau dibawa pulang ke Jawa, dulu waktu di Medan," Hori menuturkan.

Sementara, Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban menginstruksikan kepada anggotanya menelusuri beberapa fakta lain. Polisi mencium dugaan perdagangan manusia. 

"Ada kemungkinan terjadinya human trafficking yang terjadi pada anak kandung mereka, Arsal menambahkan.

Sebelumnya, warga Lumajang digegerkan kasus pembunuhan salah sasaran yang dilakukan Hori (42) terhadap Muhammad Toha (34) di Jalan Dusun Argomulyo Desa Sombo Kecamatan Gucialit, Lumajang, Selasa (11/6) malam.

Awalnya, Hori tega menggadaikan istrinya, R (35) kepada seorang rentenir, Hartono (40) demi mendapat pinjaman Rp 250 juta. (imo)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. WE_A @WandiAli16 Juni 2019 | 13:24:01

    Gara2x uang, bisa merubah prilaku bahkan norma yg berlaku.

    Ditambah lagi pelakunya tidak kuat pedoman hidupnya, ya ... terjadilah pada seorang yg bernama bapak hori.

Back to Top