Jokowi Segera Putuskan Pembangunan Bandara Bali Utara

publicanews - berita politik & hukumPresiden Jokowi dan Gubernur Bali I Wayan Koster saat meninjau proyek Waduk Muara di Nusa Dua, Denpasar, Bali, Jumat (14/6). (Foto: Baliberkarya)
PUBLICANEWS, Bali - Rencana pembangunan bandara di Bali utara yang digagas sejak lama akhirnya menemui titik terang. Presiden Joko Widodo memutuskan studi pembangunannya segera dilakukan.

"Mungkin airport yang Bali bagian utara segera diputuskan studinya. Selesai kajiannya, rampung, putusin," ujar Jokowi saat meninjau Waduk Muara Nusa Dua, Denpasar, Bali, Jumat (14/6).

Presiden pada kesempatan itu berbicara mengenai proyek-proyek strategis di Bali dan bandara di Buleleng merupakan salah satunya. Bandara tersebut rencananya berlokasi di Kubutambahan. Area tersebut merupakan tanah milik desa adat dan sudah mendapat persetujuan dari para kepala desa untuk proyek pembangunan bandara.

Pada 30 Desember 2018, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumardi telah meninjau lokasi. Staf Khusus Presiden Lenis Kogoya kemudian melakukan pengecekan lebih lanjut.

Bandara di Kubutambahan ini merupakan alternatif mitigasi erupsi Gunung Agung dan tsunami. Sekaligus sebagai upaya pemerataan pembangunan yang selama banyak dilakukan di Bali selatan.

PT Pembangunan Bali Mandiri (Pembari), perusahaan yang sudah menyiapkan lokasi bakal bandara sejak lama, mengatakan mereka telah mendapat dukungan dari pemangku kepentingan Desa Kubutambahan.

Menurut Komisaris Utama Pembari Ketut Suardana Linggih, rencana pembangunan bandara Buleleng ini sudah dirancang sejak zaman penjajahan Belanda. Pembari hanya melanjutkan rencana tersebut, terutama karena Bandara Ngurah Rai di Denpasar sudah melebihi kapasitas.

"Pembari sebagai investor berharap agar apa yang dicita-citakan oleh masyarakat Desa Kubutambahan segera terwujud dan memberikan dampak yang baik," ujar Linggih beberapa waktu lalu. (oca)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top