Blitar

Polisi Buru Dua Peracik Petasan yang Hancurkan Musala

publicanews - berita politik & hukumKondisi bangunan bekas pemondokan dan sebuah musala hancur karena ledakan petasan di Blitar, Jawa Timur, Selasa (4/6). (Foto: suaramojokerto)
PUBLICANEWS, Blitar - Polisi mengantongi identitas dua pelaku peracik petasan gas yang meledak di Blitar. Akibat ledakan tersebut dua bangunan bekas pemondokan dan sebuah musala hancur.

"Kami sedang mengejar dua orang yang dicurigai sebagai pelaku. Mereka tidak lagi ada di tempat," kata Kapolres Blitar AKBP Anisullah M Ridha kepada wartawan, Selasa (4/6) malam. 

Anisullah berjanji mengusut kasus tersebut sekaligus mencari orang yang paling bertanggung jawab. Ledakan membuat kerusakan besar Musala Tarbiyatul Mubtadiien.

Anis menyebut kegiatan pembuatan petasan berbahan gas oksigen dan karbit tersebut telah menjadi tradisi tahunan di Dusun Jombor, Desa Mandesan, Kecamatan Selopuro. Ia menyayangkan kejadian tersebut karena berdampak fatal bahkan memakan korban.

"Sebetulnya kami sudah mengingatkan kepada masyarakat Blitar agar tidak membuat petasan," katanya.

Ledakan petasan itu membuat Mohammad Rifai (12) dan Asbian Syafa Maulana (9) mengalami luka bakar. Rifai dirawat di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi karena mengalami luka bakar hingga 70 persen, sedangkan Asbian luka ringan di bagian kepala. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top