Polwan Nesti Sudah Ditangani Densus Polda Malut

publicanews - berita politik & hukumPolwan Bripda Nesti yang diduga terpapar paham radikal. (Foto: istimewa)
PUBLICANEWS, Surabaya - Polwan Bripda Nesti Ade Samili, personel Polda Maluku Utara (Malut) telah dipulangkan ke Ternate pasca ditangkap di Bandara Juanda, Surabaya, Minggu (26/5).

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera mengatakan, Nesti dijemput anggota Provost Polda Malut sekitar pukul 15.00 WIB setelah menjalani pemeriksaan sementara di Mapolda Jatim.

"Sudah dijemput sekitar pukul 15.00 WIB. Anggota itu terpapar atau tidak itu kan informasi yang rekan terima, ya ditanyakan ke sana kita hanya mengamankan saja," kata Frans di kantornya, Surabaya, Senin (27/5).

Ia menegaskan, Polda Jatim hanya membantu mengamankan anggota Ditreskrimum Polda Malut itu karena diduga terpapar paham radikal. Pemeriksaan selanjutnya menjadi wewenang Densus Polda Malut.

"Kita hanya memberikan fasilitas ruang di Polda Jatim untuk pemeriksaan. Itu (yang memeriksa) Densus Polda Maluku Utara," ujarnya.

Frans sekaligus meluruskan pemberitaan yang diamankan hanya saru orang, yakni Bripda Nesti. "Bukan dua orang, tapi cuma satu orang dengan dua nama," katanya.

Pasalnya, saat penerbangan tanpa ijin dari Ternate ke Surabaya, Minggu (26/5), Nesti menggunakan nama lain yakni Arfila M Said. Menurut informasi, Nesti telah meninggalkan tugas tanpa izin sejak April lalu.

"Tentunya, Bripda NOS akan diberikan sanksi tegas melalui sidang disiplin karena meninggalkan tugas saat Polda Malut siaga 1 pengamanan Mantap Brata," Frans menegaskan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top