Aksi 22 Mei

Gubernur Anies: 8 Meninggal dan 737 Orang Terluka

publicanews - berita politik & hukumKerusuhan di sekitar Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Rabu (22/5). (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan korban meninggal dalam kerusuhan 22 Mei sebanyak 8 orang. Lalu 737 orang mendapatkan penanganan kesehatan.

"Kemarin belum disebutkan namanya karena tidak ingin keluarga mendapatkan kabar sebelum diberi tahu secara resmi," ujar Anies di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (23/5).

Para korban ditangani di berbagai rumah sakit di Jakarta dengan jenis diagnosis terbanyak yaitu nontrauma 93 orang, luka berat 79 orang, luka ringan 462 orang. "Yang belum ada keterangan 96 orang," Anies menambahkan.

Korban dalam kerusuhan tersebut semuanya anak muda, yakni berusia 20-29 sebanyak 294 orang dan di bawah 19 tahun ada 170 orang.

Mengenai penyebab kematian, Anies mempercayakan pengungkapan kasus kepada aparat kepolisian. Mantan Mendikbud ini meminta masyarakat terus waspada dalam melakukan aksi damai.

Berikut data 8 korban yang meninggal dunia dalam kerusuhan pada Selasa hingga Rabu pagi (22/5):

1. Farhan Syafero, 31 th. Alamat: Depok, Jabar.
Meninggal di RS Budi Kemuliaan (jenazah dirujuk ke RSCM)

2. M. Reyhan Fajari, 16 th. Alamat: Jl. Petamburan 5, RT 010 RW 05, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Meninggal di RSAL Mintoharjo

3. Abdul Ajiz, 27 th. Alamat: Pandeglang, Banten.
Meninggal di RS Pelni

4. Bachtiar Alamsyah. Alamat: Batu ceper, Tangerang.
Meninggal di RS Pelni

5. Adam Nooryan, 19 th. Alamat: Jl. Sawah Lio II Gg 3 No 6A RT 6 RW 1 Jembatan 5, Tambora
Meninggal di RSUD Tarakan

6. Widianto Rizky Ramadan, 17 th. Alamat: Jl. Slipi Kebon Sayur, Kemanggisan, Slipi.
Meninggal di RSUD Tarakan

7. Tanpa Identitas, pria. Meninggal di RS Dharmais

8. Sandro, 31 th. Meninggal di RSUD Tarakan. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top