Kriminalitas Ketapang

Diminta Bayar Rp 700 Ribu Tiap Bersetubuh, Suami Bunuh Istri

publicanews - berita politik & hukumHeni (43), korban pembunuhan suami di Ketapang, Kalimantan Barat, Kamis (16/5). (Foto: YouTube)
PUBLICANEWS, Ketapang - Jajaran Satreskrim Polres Ketapang, Kalimantan Barat, menangkap Imam Kunarsio (54), tersangka pembunuh istrinya Heni Darsita (43).

Kasat Reskrim Polres Ketapang AKP Eko Mardianto mengatakan, Imam melakukannya karena kerap diminta Rp 700 ribu setiap kali menginginkan hubungan badan.

"Sekali berhubungan dia minta bayaran Rp 700 ribu. Itu pengakuan pelaku," kata Eko di kantornya, Selasa (21/5).

Namun, warga komplek BTN Praja Nirmala, Blok E RT 17/03, Ketapang, itu juga menyebut istrinya kerap menuduhnya menyembunyikan barang milik korban. Pasangan yang baru menikah setahun lalu itu juga sering cekcok hingga berbuntut keinginan cerai.

Saat pembunuhan, pelaku membawa pisau tetapi korban sempat menepis dan melukai jari tersangka. Akhirnya pelaku memukul korban dengan tangan kosong mengenai bagian kepala.

Jasad korban baru diketahui pada Kamis (16/5) pukul 11.30 WIB. Rabu malam sebelumnya korban dan tersangka diketahui cekcok.

Saat hendak sahur, menantu mengetuk kamar pasangan itu tetapi tidak dibuka. Hingga siang, Imam dan Heni tidak keluar kamar. Hal itu membuat curiga sang menantu.

Ketika kamar didobrak, diketahui jasad Heni tergeletak di kamar mandi sedangkan tersangka sudah kabur. Polisi menangkap Imam di pelariannya di Kalimantan Tengah. Imam dijerat Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top