Pilot Ajak Rusuh 22 Mei Dicokok Polisi di Surabaya

publicanews - berita politik & hukumPilot IR dijemput polisi di rumahnya di Surabaya , Sabtu (18/5), atas dugaan ajakan kerusuhan 22 Mei 2019. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Pilot IR dijemput paksa di rumahnya di Surabaya, setelah polisi menduganya menyebarkan konten ajakan melakukan perlawanan pada 22 Mei lusa.

IR yang dicokok polisi pada Sabtu (18/5) dini hari lalu tersebut saat ini dalam penanganan tim Densus 88 Polri. "Kami dalami apakah ada kecenderungan radikalisme dari pilot ini," kata Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi memberi alasan pelibatan Densus Antiteror dalam menyidik IR, Senin (20/5).

IR terjaring patroli cyber Polri melalui akun Facebook-nya. Ia, antara lain, menulis 'Polri siap tembak di tempat perusuh NKRI'.

Hengki menambahkan, kepolisian masih mendalami motif pelaku dan apakah yang berangkutan memiliki afiliasi dengan jaringan terorisme. Menurutnya, Facebook IR hampir sama dengan para pelaku terorisme.

"Isinya, misalnya, bahwa 'kami mencium bau surga' dan sebagainya. Kemudian upaya perlawanan dan sebagainya, tentunya ini menjadi perhatian kita bersama," Hengki menjelaskan.

Polisi masih mendalami apapah unggahan IR merupakan buatan sendiri atau bertindak sebagai konten provokatif itu.

Selain berisi informasi hoaks, pada laman Facebook IR juga terdapat rekayasa gambar dan konten. Menurut Hengki, IR selain disangkakan melakukan terorisme, juga patut diduga melakukan upaya makar. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top