Kriminalitas Madura

Guru Honorer Tulis 'Bunuh Saja Jokowi' Dicokok Polisi

publicanews - berita politik & hukumHairil Anwar dihadirkan dalam jumpa pers di Mapolda Jatim, Minggu (19/5). (Foto: istimewa)
PUBLICANEWS, Surabaya - Guru honorer menggunakan nama palsu Putra Kurniawan mengunggah tulisan yang menyerang Joko Widodo (Jokowi). Ia menulis: 'Bunuh saja tu Jokowi an*ing'.

Polisi bergerak cepat, guru SD di Pamekasan, Madura, Jawa Timur, itu dicokok saat mengajar, Sabtu (16/5) pagi kemarin.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera dalam rilis kasus mengatakan, nama asli guru tersebut adalah Hairil Anwar. Tersangka dihadirkan dalam rilis ini.

"Nama di akun Facebook (adalah) Putra Kurniawan," kata Frans di Mapolda Jatim, Jalan Ahmad Yani Surabaya, Minggu (19/5) siang.

Pria 35 tahun itu banyak menulis hoak di media sosial, ia juga menantang aparat kepolisian untuk menangkapnya.

"Dia bahkan pernah mengatakan mana ini polisi yang mau menangkap kita. Sambil begini jarinya (dua jari). Ditunggu katanya ada yang mau nangkap saya, sekarang sudah tertangkap gimana? Cita-citanya sudah tercapai," ujar Frans.

Hairil mengaku hanya bisa pasrah, Ia pun menyatakan menyesal. Ia menyebut hanya ikut-ikutan meramaikan perbincangan politik.

"Ya pasrah aja, menyesal," kata Hairil.

Menurut Frans, pemeriksaan tersangka melibatkan ahli pidana, ITE, dan ahli bahasa. Di akun Facebook tersangka juga diduga menghina Menko Polhukam Wiranto

"Pertama dia melakukan menghina Menko Polhukam, ini nanti akan kita rumuskan di dalam ahli kita, ahli bahasa, ahli ITE, ahli pidana, ini maksudnya Jokowi itu siapa," ujarnya.

Frans mengatakan, unggahan Hairil selain mengandung ujaran kebencian dan SARA, juga melakukan penghinaan dan pencemaran nama baik. (feh)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. shes one the @siswandi19 Mei 2019 | 19:46:43

    Berpikirlah sebelum bertindak. Itu yg cocok untuk kamu ya ...


    Menyesal tdk lah ada gunanya.

Back to Top