Kriminalitas Garut

Modus Buang Sial, Dukun Cabul Kerjain Pasien Remaja Putri

publicanews - berita politik & hukumDukun palsu Riswan Ginanjar (26) saat dihadirkan dalam rilis pengungkapan kasus di Mapolres Garut, Selasa (14/5). (Foto: porosgarut.com)
PUBLICANEWS, Garut - Dukun palsu Riswan Ginanjar (26) ditangkap polisi karena mencabuli 20 gadis di bawah umur, Selasa (14/5). Ia berdalih sebagai syarat buang kegalauan dan sial bagi korbannya.

Polisi masih menyelidiki soal jumlah korban, pasalnya jawaban Riswan meragukan. Awalnya Riswan menyebut ada 16 gadis yang jadi 'pasien'.

"Totalnya ada 20 (korban)," ujar Riswan saat dihadirkan dalam gelar kasus di Mapolres Garut, Jawa Barat, Rabu (15/5).

Ia mewajibkan pasiennya yang remaja putri untuk menjalani ritual bugil. Riswan membuka praktik di rumahnya, Kampung Cisalak RT4/5, Desa Sukajaya, Kecamatan Cisewu, sejak Juni 2018.

Cara Riswan mendapatkan calon korban yang rata-rata 15 - 17 tahun itu dengan berpromosi lewat media sosial. Ia dan calon pasien berkenalan lewat Facebook dan aplikasi WhatsApp. Dari situ Ridwan mengaku sakti dan bisa menyembuhkan kegalauan.

Saat berkenalan, Riswan selalu mengaku sebagai guru mengaji dan mempunyai kekuatan untuk penyembuhan.

Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna menjelaskan, pelaku tanpa basa basi meminta pasiennya bugil. Anehnya tak ada pasien yang menolak hal itu.

"Dua-duanya (korban dan pelaku) harus bugil dan berhubungan badan. Tujuannya untuk buang sial," Budi menambahkan.

Praktik dukun cabul tersebut terbongkar setelah seorang korban 16 tahun mengadu ke orang tuanya yang lalu melaporkan ke Polsek Cisewu.

"Tersangka masih terus kami lakukan pemeriksaan intensif guna mengungkap motif yang sebenarnya dan jumlah korban yang pasti," ujar Budi. (imo)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Anak Gaul @gakasikah16 Mei 2019 | 08:52:08

    Kok bisa sampe sebanyak itu ya.... pinter amat tuh dukun.

Back to Top