Kriminalitas Bekasi

Wanita Perekam Video Ancaman Terhadap Jokowi Ditangkap

publicanews - berita politik & hukumIna Yuniarti, wanita yang diduga merekam aksi Hermawan mengancam Presiden Jokowi saat unjuk rasa di depan kantor Bawaslu. (Foto: media sosial)
PUBLICANEWS, Jakarta - Polisi menangkap Ina Yuniarti, wanita yang merekam Hermawan Susanto saat menyampaikan ancaman akan memenggal kepala Presiden Jokowi. Ina diamankan dari rumahnya di Grand Residence City, Cluster Prapanca 2, Blok BB 11 Nomor 21, RT02/02, Bekasi, Rabu (15/5).

"Ya benar pelaku yang menyebarkan dan merekam video tersebut diketahui IY," kata Kanit II Subdit Jatanras Polda Metro Jaya Kompol Hendro di kantornya, siang ini.

Ina mengakui merekam pernyataan Hermawan saat berunjuk rasa di depan kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Jumat (10/5) lalu.

"Perempuan dalam video tersebut benar dia dan yang menyebarkan video tersebut via group WhatsApp," ujar Kompol Hendro.

Selain menangkap Ina, polisi juga menyita kartu tanda pengenal, satu unit ponsel Iphone, sebuah masker hitam, kacamata hitam, cincin, dan pakaian milik Ina.

Sebelumnya polis sempat keliru menangkap guru Sekolah Dasar (SD) di Sukabumi Agnes Kusumahan yang dituduh sebagai perekam video tersebut. Merasa tersudutkan, Agnes kemudian melapor ke Polres Sukabumi karena warganet meyakini ia sebagai perekam.

Agnes mengklarifikasi bahwa unjuk rasa meminta Bawaslu mendiskualifikasi paslon Jokowi-Ma'ruf Amin dalam Pilpres 2019 itu ia sedang mengajar. Kapolres Sukabumi AKBP Susatyo Purnomo pun memastikan Agnes bukan pelaku perekaman. (imo)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Iis_osya @iis_osya15 Mei 2019 | 20:29:53

    Syukurlah kl sdh tertangkap dan yg ditangkapun pelaku nya langsung, segera di proses untuk membuat pelajaran juga jera bagi pelaku dan yg mau menirunya.

Back to Top