Sebarkan Video Mesum, Pemuda Tangerang Dihukum 4 Tahun

publicanews - berita politik & hukum
PUBLICANEWS, Jakarta - Permohonan kasasi pemuda RAP asal Tangerang, Banten, kandas di Mahkamah Agung. Majelis hakim agung menolak pengajuan kasasi bernomor 1422 K/PID.SUS/2019.

"Menolak kasasi," bunyi putusan yang dilansir panitera MA dalam website-nya, Selasa (14/5). Vonis itu diketok Ketua Majelis Suhadi dengan anggota Desnayeti dan Margono.

Sebelumnya di tingkat banding, vonis RAP ditingkatkan menjadi empat tahun sesuai tuntutan jaksa. Putusan PN Jakarta Selatan, pada 26 September 2018, menjatuhkan hukuman 3 tahun penjara.

Kasus ini berawal dari hubungan percintaan RAP dengan gadis GAB, Warga Pondok Labu, Cilandak, Jaksel. Sejoli ini menjalin asmara sejak 8 Mei 1992 dan sudah berhubungan layaknya suami istri.

Pada Agustus 2016, mereka ngamar di sebuah hotel di BSD, Tangerang Selatan, dan melakukan hubungan intim. Saat itu RAP merekamnya, bahkan beberapa kali memotret korban saat telanjang. Video dan gambar yang diambil menggunakan ponsel GAB itu kemudian dipindahkan ke handphone pelaku.

Hubungan asmara keduanya kemudian kandas. RAP yang kecewa dan sakit hati lalu menyebarkan video percintaan mereka ke media sosial. Tetapi sempat ia edit dengan menyamarkan wajah.

Video itu ia kirimkan kepada korban dengan mengatakan eks kekasihnya itu selingkuh dan bercinta dengan pria hidung belang. Bahkan, RAP menulis GAB menjajakan diri.

Korban merasa malu dan tidak terima dengan penyebaran video panas itu. Ia melapor ke polisi. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top