Kriminalitas Asahan

Kades dan Kadus Terjaring OTT Pungli Surat Tanah

publicanews - berita politik & hukumSalah satu tersangka OTT pungli di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. (Foto: kabarsumut)
PUBLICANEWS, Asahan - Polisi melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap dua perangkat desa Pematang Sei Baru, Kecamatan Tanjung Balai, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Mereka diduga terlibat pungutan liar (pungli) pengurusan Surat Keterangan Tanah (SKT).

Keduanya adalah Kepala Dusun XII, Desa Pematang Sei Baru, AHM alias Ahmad Khazali dan Kepala Desa Pematang Sei Baru HP alias Hermansyah. Keduanya langsung ditahan di Mapolres Asahan.

"Kami lakukan pendalaman dan akan terus dikembangkan oleh penyidik," ujar Kapolres Asahan AKBP Faisal F Napitupulu, Sabtu (11/5).

Kasatreskrim Polres Asahan AKP Ricky Paripurna Atmaja menambahkan, polisi mendapat informasi dari masyarakat tentang rencana transaksi pelaku dengan korban. Keduanya ditangkap setelah melakukan transaksi.

Ahmad meminta uang Rp 5 juta kepada korban Indra Susanto yang sedang mengurus surat tanah atas nama pemilik Sultoni pada Jumat (8/5).

"AHM mengaku diperintah oleh HP kalau uang tersebut tidak diberikan, maka surat tanah tidak akan diberi ke korban," ujar Ricky.

Dari tangan Ahmad, polisi menyita 1 lembar SKT nomor 590/15/PSB/SKT/2019 tanggal 18 Januari 2019 atas nama Sultoni, kwitansi dan ponsel.

Petugas juga mendapati 1 buah buku kwitansi yang di dalamnya tertulis 'uang lima juta untuk infaq pondok pesantren Tahfiz Quran Pematang Sei Baru' tertanggal 8 Mei 2019.

Kedua tersangka dijerat Pasal 368 KUHP atau pasal 12 huruf e UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 KUHP. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top