Dua Bom Pipa Ditemukan di Kios Ponsel di Bekasi

publicanews - berita politik & hukumBotol HCL yang diduga sebagai bahan pembuat bom yang ditemukan di kios ponsel Wanky Cell di Jalan Muhtar Tabrani, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Rabu (8/5). (Foto: istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Tim Densus 88 menemukan bom pipa dan bahan peladak lainnya di kios Wanky Cell di Jalan Muhtar Tabrani, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Rabu (8/5). Tim penjinak bom Polda Metro Jaya mengidentifikasi ada kabel dan sumbu yang biasa digunakan untuk bom.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) juga menemukan benda-benda lainnya, seperti sendok, saringan, dan buku panduan membuat bom.

Penyidik menduga benda-benda tersebut siap dirakit menjadi komponen bom. Saat ini petugas tengah mengumpulkan barang bukti dan sidik jari pemilik bom.

"Ada beberapa yang dibawa, pertama sidik jari. Ada buku-buku untuk belajar membuat bahan peledak, dan tentang internet di sana," ujar Argo, Kamis (9/5).

Benda-benda tersebut ditemukan di dalam lemari atau loker bertingkat di dalam kios. Selain itu terdapat beberapa benda yang tidak ada kaitannya dengan usaha toko selular.

"Ada pupuk booster lengkeng, HCL dalam botol, serbuk putih, dan beberapa cairan di dalam botol," Argo menambahkan. Jumlah barang bukti yang ditemukan cukup banyak, ada 4 sampai 5 dus.

Dari dua penjaga toko yang diamankan, hanya Rafly alias Eky yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka dugaan terorisme. Adapun Ridwan kemudian dilepas.

"Ya, namanya dipanggil Rafly (Eky) dibawa ke Mabes Polri," ujar Argo. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top