Tolak Celup Tinta, Pemilih di Blitar Serang Petugas

publicanews - berita politik & hukumTPS 16 Jalan Mayang Tengah, Kelurahan/Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. (Foto: jatimnow)
PUBLICANEWS, Blitar - Seorang petugas tempat pemungutan suara (TPS) di Blitar terluka setelah diserang menggunakan parang. Pelaku adalah warga pemilih yang usai mencoblos dalam Pemilu, Rabu (17/4) pagi.

Kapolsek Sukorejo Kompol Agus Fauzi membenarkan insiden itu. Pihaknya tengah mengusut kasus tersebut. Ia mengatakan usai membacok pelaku yang berinisial YA melarikan diri.

"Masih proses penyelidikan, pelaku kabur," kata Agus kepada wartawan di lokasi kejadian, di TPS 16 Jalan Mayang Tengah, Kelurahan/Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar.

Kasus ini bermula ketika YA selesai melakukan pencoblosan dan memasukkan surat suara. Tampaknya pelaku menolak untuk mencelupkan jarinya.

Kasi Pemerintahan, Keamanan, Trantibum Kelurahan Sukorejo, Kota Blitar, Iwan Purwanto mengatakan sempat terjadi cekcok. Pelaku kemudian meninggalkan TPS tetapi kembali sambil membawa parang.

Menurut Iwan, pelaku tiba-tiba membacokan parang petugas penjaga tinta, Luki Setia. Sabetan mengenai dagu. "Mereka (pelaku dan korban) itu teman dekat. Mungkin ada masalah lain sebelumnya," Iwan menambahkan.

Usai membacok petugas TPS Luki Setia, YA melarikan diri. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top