Kriminalitas Pekanbaru

Dua Dari 15 Tersangka Pembakaran Hutan Akan Disidang

publicanews - berita politik & hukumKebakaran lahan dan hutan. (Foto: ilustrasi)
PUBLICANEWS, Pekanbaru - Satuan tugas penegakan hukum kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Provinsi Riau menyatakan 15 tersangka pembakaran 2.912 hektare lahan masih diproses hukum.

"Ada 15 pelaku pembakar lahan yang ditetapkan sebagai tersangka," ujar Wakil Komandan Satgas Karhutla Riau Edwar Sanger di Pekanbaru, Senin (15/4),seperti dikutip Antara.

Ia menyebutkan, dua tersangka beserta barang bukti telah diserahkan ke kejaksaan atau tahap II. Sementara 13 tersangka lainnya masih proses pemberkasan.

Di tempat terpisah, Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto menambahkan, dari 15 tersangka, lima di antaranya ditangani Polres Dumai. Polres Bengkalis dan Rokam Hilir masing-masing menangani tiga tersangka.

"Polres Meranti ada dua tersangka serta Polres Indragiri Hilir dan Polresta Pekanbaru masing-masing satu tersangka," kata Sunarto.

Dua tersangka yang akan menjalani sidang yakni dari Polres Dumai dan Polres Meranti.

Polda Riau menyegel 164 hektare lahan. Lahan bekas terbakar juga dipasangi garis polisi dan diberi papan larangan diolah selama proses penyidikan berlangsung.

Dalam kebakaran sejak Januari 2019 itu, Pemprov Riau menetapkan status siaga dari 19 Februari hingga 31 Oktober 2019 mendatang. Berdasarkan data, kebakaran terluas terjadi di wilayah pesisir, seperti Bengkalis, Dumai, Rokan Hilir, Meranti, dan Siak.

Selain itu, kebakaran juga melanda Kota Pekanbaru, Pelalawan, Rokan Hulu, Kampar, Inhil, Inhu dan Kuansing. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top