Kadishub Bojonegoro Tak Tahu Jadi Tersangka Perselingkuhan dengan Kadis Sosial

publicanews - berita politik & hukumKadishub Bojonegoro Iskandar. (Foto: bangsaonline.com)
PUBLICANEWS, Bojonegoro - Polda Jawa Timur telah menetapkan Kepala Dinas Perhubungan Bojonegoro Iskandar sebagai tersangka kasus perselingkuhan dengan Kepala Dinas Sosial Kota Pasuruan Nila Wahyuni Subiyanto.

Namun Iskandar mengaku tidak tahu dengan status barunya itu karena belum mendapat surat pemberitahuan dari Polda Jatim. Kasus ini dilaporkan oleh istrinya Titik Purnomosari.

"Aku ngerti nek dilaporno iku yo lagi rame-rame iki," ujar Iskandar dalam bahasa jawa timuran, seperti ditulis detik, Jumat ( 12/4).

Ia merasa kasusnya dibesar-besarkan, seolah-olah ini kasus pembunuhan. "Ya kalau yang saya tahu, langsung dijadikan tersangka itu kalau kasus pembunuhan, tertangkap tangan, itu bisa langsung jadi tersangka," katanya.

Menurutnya, sejauh ini ia belum pernah dimintai keterangan oleh kepolisian. Padagal, ia siap jika dipanggil.

"Nanti akan saya beberkan semua ke polisi. Saya seperti ini juga karena dia (istrinya) yang memulai selama ini," Iskandar menegaskan.

Berbeda dengan Nila yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka, ia memilih menghilang sejak hari ini setelah sempat sehari berkantor.

"Ibu belum masuk. Saya tak tahu kemana," jawab Sekretaris Dinsos Kota Pasuruan M Yunus Masyhuri kepada wartawan di kantornya.

Tak ada yang mengetahui alasan Nila tidak masuk kantor. "Enggak tahu saya, enggak ada keterangan, juga enggak menghubungi saya," Yunus menambahkan.

Seorang staf mengaku sempat melihat pimpinannya itu masih mengikuti kegiatan senam, pagi tadi. Namun Nila tidak kembali ke kantor. "Biasanya setelah olahraga, balik ke kantor," ujar staf tersebut.

Menurut Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Festo Ari Permana, saat ini penydidikan kepolisian merujuk pembuktian video syur yang dibawa pelapor.

"Nanti ada pemanggilan saksi-saksi lain. Jika memungkinkan Sabtu pekan ini kita panggil yang bersangkutan," kata Asep. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top