Kepala Korban Mutilasi Blitar Ditemukan Tersangkut di Sungai Kediri

publicanews - berita politik & hukumPenemuan kepala korban mutilasi Budi Hartanto, Jumat (12/4) pagi di Kediri, Jawa Timur. (Foto: Beritajatim)
PUBLICANEWS, Surabaya - Kepala korban mutilasi Budi Hartanto akhirnya ditemukan. Namun polisi masih merahasiakan di mana persisnya kepala tersebut ditemukan, sementara bagian tubuh lainnya pertama kali ditemukan di dalam koper di Blitar.

"Untuk detailnya masih kita rahasiakan untuk pengembangan yang lain," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera di Mapolda Jatim, Surabaya, Jumat (12/4).

Frans menambahkan, temuan kepala sama seperti lokasi terakhir handphone korban terlacak petugas, yakni di Kediri. "Sesuai dengan matinya HP itu. Lokasi matinya di kediri," ujarnya.

Saksi Agus Pribadi yang ikut membantu evakuasi mengatakan, kepala dari guru honorer SD itu ditemukan di Sungai Dusun Plosokerep, Desa Bleber, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, Jumat pagi.

"Kepala tersangkut di pinggir sungai, tersangkut bambu," ujar Agus.

Motif Mutilasi Guru Kediri Diduga Asmara, Polisi Cari 'Pria Gemulai'

Tim Inafis Polres Kediri mengevakuasi kepala Budi ke RS Bhayangkara, Kota Kediri, Jawa Timur. Kepala tersebut terbungkus kain dan taplak meja.

Diketahui Budi adalah warga Blitar yang mengajar di SD Banjarmlati II, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Jasadnya diketemukan pada 3 April 2019 di semak-semak di bawah jembatan di Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar.

Tubuh Budi yang dikenal ramah dan 'gemulai' itu penuh luka sayatan. Berdasar autopsi diketahui guru tari itu dianiaya sebelum dibunuh.

Polisi telah mengamankan dua pelaku, yakni AP dan AJ. AP ditangkap di Jakarta oleh anggota Mabes Polri. Sedangkan, AJ diringkus oleh kepolisian Kediri. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top