Kriminalitas Batam

Ketua Asosiasi Pedagang Valas Indonesia Tikam Warga Malaysia

publicanews - berita politik & hukumAmat Tantoso saat menjalani pemeriksaan di Maolresta Barelang, Batam, Rabu (10/4) malam. (Foto: Batamnews)
PUBLICANEWS, Batam - Polresta Barelang menahan Ketua Asosiasi Pedagang Valas Indonesia (APVA) Amat Tantoso (53) karena menikam warga Malaysia Kelvin.

Kapolresta Barelang Kombes Hengki mengatakan, insiden terjadi di Restoran Wey Wey Harbour Bay, Jodoh, Batam, Rabu (10/4) malam.

Kelvin kemudian dilarikan ke RS Elisabeth Baloi dalam kondisi pisau yang masih tertancap di pinggang kirinya. Saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif.

Penyidik Polresta Barelang langsung mengamankan pengusaha papan atas di Batam yang bergerak di bidang usaha valas, properti, dan perhotelan itu.

"Amat Tantoso sudah ditetapkan sebagai tersangka," ujar Hengki di Mapolresta Barelang, Batam, Kepulauan Riau, Kamis (11/4).

Menurut Hengki, penikaman ini dilatarbelakangi kasus utang-piutang di antara mereka. "Ini soal utang-piutang antara Kelvin dan pelaku yang mau nagih. Korban tidak bayar sehingga pelaku emosi," ujar Hengki tanpa menyebut jumlah utang-piutang pelaku dan korban.

Pemilik Hotel Kuning Venesia di Nagoya ini diketahui tidak hanya sekali ini berurusan dengan pihak berwajib. Pada 2006, ia tersangkut kasus penggelapan pajak.

Direktur Utama PT Putra Kundur Valasindo ini kemudian dihukum dua tahun penjara dan denda Rp 2,3 miliar pada 28 Februari 2006.

Pemilik banyak gerai money changer di Batam, Riau, dan Jakarta yang mengawali bisnisnya dari berjualan tebu ini juga pernah berurusan dengan penegak hukum ketika pada 2016 ia mempertontonkan senjata api miliknya. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top