Hina Presiden, Dua Warga Bogor Ditangkap

publicanews - berita politik & hukumSalah satu penghina presiden yang diamankan di Bogor. (Foto: Polres Bogor)
PUBLICANEWS, Jakarta - Tim Polres Bogor dan Polda Jabar menangkap dua terduga penghinaan terhadap Presiden Jokowi, Kamis dan Jumat kemarin. Mereka adalah B dan S yang ditangkap di Kabupaten Bogor, Jabar.

"Kedua tersangka diamankan di tempat yang berbeda," ujar Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Sabtu (6/4).

Informasinya, B berperan sebagai orator sedangkan S yang merekam dan menyebarkan video orasi melalui aplikasi WhatsApp. Salah satu pelaku memakai banyak batu akik di jari-jarinya.

Kedua pelaku ditangkap di rumah masing-masing. S diciduk dari rumahnya di Kampung Cariu, Desa Cariu, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor pada Kamis (4/4).

"Sementara B diciduk dari Kampung Pabuaran, Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jumat (5/4)," katanya.

Kedua pelakunya mengatakan melakukan hal tersebut atas kehendak sendiri. Mereka mengaku sebagai penggemar berat Riziq Syihab.

"Alasannya untuk membela guru besarnya Habib Rizieq karena yang bersangkutan merupakan anggota FPI (Front Pembela Islam)," Dedi menjelaskan.

Video tersebut diduga direkam di depan pintu masuk Grand Mekarsari Residence di Cileungsi Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/4) sesaat setelah acara peringatan Isra Miraj. Acara di Taman Buah Mekarsari tersebut juga dihadiri oleh cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno.

Polisi menyita ponsel milik S yang digunakan untuk merekam dan menyebarkan video dan ponsel B. Kedua pelaku kini ditahan di Mapolres Bogor.

Dalam video tersebut pelaku berdiri di pinggir jalan raya membawa kertas putih bertuliskan hinaan terhadap presiden yakni 'Hei Jokowi rakyat sudah muak jijik sama lu..!'

Pelaku berorasi dengan lantang menuding Jokowi sebagai antek Cina dan juga PKI. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top