Satgas Antimafia Sepakbola

Joko Driyono Sempat Ngedrop Saat Dijebloskan ke Rutan Polda

publicanews - berita politik & hukumJoko Driyono mengenakan baju tahanan Polda Metro Jaya setelah menjalani 14 jam pemeriksaan dan gelar perkara, Senin (25/3). (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Satgas Antimafia Bola langsung menjebloskan Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono alias Jokdri ke penjara setelah pemeriksaan 14 jam sejak Senin (25/3).

Jokdri sempat terkejut saat langsung ditahan. Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, kondisi Joko membaik setelah sempat drop.

"Tentunya sempat nge-drop hari pertama pak Jokdri melaksanakan tahanan di Polda Metro Jaya. Ya tentunya yang bersangkutan kaget juga," ujar Argo kepada wartawan di kantornya, Selasa (26/3).

Argo menegaskan, penahanan Jokdri sudah melalui tahap gelar perkara dan pemeriksaan saksi-saksi. Jokdri diduga kuat ikut berperan melakukan pengaturan skor dalam kompetisi sepakbola Indonesia.

"Ada beberapa dokumen-dokumen, semua ya kemarin sudah disampaikan. Yang kemarin digelarkan oleh Kasatgas Mafia Bola itu," katanya.

Kemarin, penyidik Satgas memeriksa Jokdri 14 jam di Ditreskrimum Polda Metro, mulai pukul 10.00 hingga Selasa (26/3) 00.14 WIB. Saat keluar ruangan, Joko dikawal oleh dua polisi berseragam lengkap menuju ruang pintu besi berwarna hitam.

Dalam pemeriksaan, penyidik mengklarifikasi dokumen-dokumen dan sejumlah rekening miliknya yang disita penyidik. Diduga ada beberapa aliran dana masuk ke rekening Jokdri berkaitan pengaturan skor.

Joko adalah tersangka dugaan perusakan barang bukti pengaturan skor sepakbola di kantor PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan di rumahnya di Apartemen Taman Rasuna, tower 9 lantai 18, Jalan Taman Rasuna Selatan, Setiabudi, Jakarta Selatan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top