Polisi Tangkap Pengobrak-abrik Masjid di Banyumas

publicanews - berita politik & hukumAlquran di TPA Daarussalam, Desa Buniayu, Kecamatan Tambak, Banyumas, yang dirusak orang tak dikenal. (Foto: istimewa)
PUBLICANEWS, Banyumas - Polisi berhasil mengamankan terduga pelaku yang mengobrak-abrik Masjid Daarussalam di Desa Buniayu, Kecamatan Tambak, Banyumas, Kamis (21/3) dini hari.

"Itu sudah terungkap. Pelakunya ditangkap tadi malam," kata Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono kepada wartawan usai apel pasukan di Lapangan Simpang Lima Semarang, Jumat (22/3).

Condro tidak menjelaskan secara rinci identitas pelaku, lokasi penangkapan, dan jumlah orang yang terlibat perusakan.

Kasus tersebut ditangani Polres Banyumas yang berkoordinasi dengan Polsek Tambak. Dari informasi yang diperoleh, perusakan diduga terjadi di lima lokasi berbeda.

Lokasinya yakni halaman rumah Darsimin, kebun dan belakang Ponpes Miftahul Falah milik Kyai Dailami Yusuf, TPA Darussalam, dan rumah takmir Masjid Jami’ Darussalam.

"Saksi hendak melaksanakan azan dan terkejut melihat masjid berantakan, kotor dengan tanah, karpet masjid berada di pinggir jalan," kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Agus Triatmaja.

Selain itu, ditemukan sandal jepit di tempat imam. Di Taman Pendidikan Alquran (TPA) yang tak jauh dari masjid, ditemukan Alquran yang diacak-acak dan berserakan di lantai.

"Meja pengajian, papan tulis, jam, dan karpet dimasukkan ke dalam sumur," Agus menjelaskan.

Polisi menduga aksi terjadi antara pukul 03.00-04.00 WIB. Polisi yang datang kemudian mengamankan barang bukti berupa batu, sepasang sandal jepit, sampel tanah, dan fiting lampu (dudukan lampu) warna putih. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top