Kepolisian di Manokwari Ikuti Sosialisasi Pemilu

publicanews - berita politik & hukumKetua KPU Manokwari, Abdul Muin Salewe. (Foto: kabarpapua.co)
PUBLICANEWS, Manokwari - Sejumlah anggota Polres Manokwari, Papua Barat, mengikuti sosialisasi teknis pemungutan suara Pemilihan Umum 2019 yang dilakukan KPU setempat.

"Hal-hal apa saja, tahapan apa saja di TPS ini harus diketahui," ujar Ketua KPU Manokwari Abdul Muin Salewe dalam kegiatan sosialisasi di kantornya, Kamis (21/3), seperti dilansir Antara.

Dalam hal ini, bukan tata cara menjadi calon pemilih menggunakan hak suaranya melainkan teknis pengamanan agar mendapat gambaran tentang pola pengamanan di tempat pemungutan suara (TPS).
                
"Lalu apa-apa yang perlu diantisipasi saat pemungutan suara. Ini agar semua pihak yang terlibat dalam Pemilu dapat menyesuaikan diri," katanya.
                
Menurut Abdul Muin, aparat tidak setiap saat bisa masuk TPS. Polisi hanya diposisikan di luar karena Kelompok Petugas Pemungutan Suara (KPPS) berjumlah 7 orang, 2 Linmas dan saksi yang berada di dalam.

"Sepanjang belum ada permintaan dari ketua KPPS, maka teman-teman PAM kepolisian belum boleh masuk ke dalam TPS. Cukup memantau dari luar," ia menjelaskan.

Pengamanan akan dilihat dari kebutuhan atau tingkat kerawanannya. "Kembali pada ancaman, apakah perlu satu TPS dijaga satu atau dua anggota polisi. Ini tentunya sudah dicermati," Muin menuturkan.
                
Penyelenggara pemilu tidak membatasi jumlah massa yang terlibat dalam kampanye terbuka atau rapat umum. Namun harus memperhatikan kenyamanan dan kelancaran.

"Tidak boleh bikin onar apalagi mengarah pada pelanggaran pidana maupun pelanggaran Pemilu," Abdul Muin menegaskan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top