Kriminalitas Jakarta

Driver Rampok dan Sayat Wajah Penumpang, Grab Layak Dituntut

publicanews - berita politik & hukumGita karyawati Bank Mandiri jadi korban driver taksi online. (Foto: istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Aksi perampokan disertai tindak kekerasan menimpa pegawai Bank Mandiri Gita S. Wanita cantik itu tidak hanya dikuras isi ATM-nya, tetapi juga mengalami luka di bagian wajah dan paha.

Kasus ini terjadi pada Jumat (15/3) pekan lalu. Gita memesan taksi online Grab dalam perjalanan dari Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) kawasan Kemang, Jakarta Selatan, menuju rumahnya di Jatiwaringin, Bekasi.

Sial, di tengah jalan pengemudi menghentikan kendaraannya. Ia mengambil pisau dan menodong Gita disertai pemaksaan membawa korban ke ATM. Seluruh uangnya dikuras pelaku.

Tak cukup itu, pelaku juga merampas barang berharga yang dipakai korban. Penolakan korban membuatnya mengalami luka di paha, tangan, dan wajah.

Polisi berhasil menangkap pelaku keesokan harinya di daerah Cikarang, Jawa Barat.

Atas peristiwa itu, Ketua Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA) Azas Tigor Nainggolan mengatakan, penyelenggara jasa taksi online layak dituntut karena abai memberi keselamatan penumpang.

"Apalagi pihak mengelola memungut 15 hingga 20 persen setiap order," kata Tigor dalam keterangannya, Selasa (19/3).

Menurutnya, perusahaan aplikator telah lalai melakukan pengawasan dan pembinaan kepada pengemudi sehingga terjadi perampokan dan tindak kekerasan. (feh)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Cewek Kepo @ceweKepo19 Maret 2019 | 17:57:50

    Seewmvamat. Pihak grap harus tanggungjawab dong. Seleksi pengemudinya harus lebih hati hati dong.

Back to Top