Kriminalitas Kendari

Polisi Tangkap Demonstran Perusak Mobil Dinas BPOM

publicanews - berita politik & hukumUnjuk rasa menolak tambang Pulau Wawonii di Kompleks Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara, Senin (11/3) lalu. (Foto: Dok. kendarinesiaid)
PUBLICANEWS, Kendari - Polisi menangkap La Ode Iksan (19) yang merusak mobil dinas BPOM Kendari saat unjuk rasa menolak tambang Pulau Wawonii di Kompleks Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara, Senin (11/3).

Kapolres Kendari AKBP Jemi Junaidi mengatakan, Iksan di tangkap Tim Buser 77 di rumahnya, BTN Perumnas, Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, pada Rabu (13/3) sekitar pukul 11.30 Wita.

"Pelaku mengaku ikut-ikutan melakukan anarkisme terhadap kendaraan yang melintas di sekitar Kantor Gubernur Sultra. Pelaku bukanlah mahasiswa," kata Jemi kepada wartawan di kantornya.

Ketika digiring ke Mapolres Kendari, Iksan hanya tunduk terdiam. Ia menyesali perbuatannya. Dari video yang beredar, ia saat itu menggunakan baju warna merah jambu sambil merusak kaca mobil dinas Kijang Inova bernopol DT 1642.

"Petugas mengamankan pakaian yang digunakan pelaku," Jemi menambahkan.

Polisi yakin Iksan tidak melakukan sendiri melainkan dibantu beberapa orang. Polisi kini masih mengejar pelaku pengrusakan fasiltas umum lainnya.

Ia menduga unjuk rasa yang berujung bentrok antara polisi dan pendemo disusupi pihak lain. Menurutnya, demonstrasi dilakukan BEM Teknik Universitas Halu Oleo (UHO) yang menuntut pencabutan 15 IUP di Wawonii berlangsung damai dan kondusif.

"Tidak tahu massa dari mana, yang jelas itu bukan murni aksi penyampaian masyarakat Wawonii," ujar Jemi. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top