Aher Diperiksa Bareskrim Dalam Kasus Kredit Fiktif BJB Syariah

publicanews - berita politik & hukumMantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atau Aher memenuhi panggilan penyidik Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri. Politikus PKS ini diperiksa sebagai saksi dalam kasus kredit fiktif Bank Jabar Banten (BJB) Syariah yang merugikan keuangan negara Rp 548 miliar.

"Diperiksa sebagai saksi dalam kasus BJBS di Bareskrim," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu (13/3).

Gubernur dua periode Jawa Barat ini tiba di Gedung Bareskrim Polri di Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, sekitar pukul 13.00 WIB.

Menurut Direktur Tipikor Bareskrim Brigjen Erwanto Kurniadi, Aher diperiksa sebagai saksi. Kasus yang tengah disidik yaitu dugaan korupsi dalam pencairan kredit fiktif BJB Syariah kepada PT Hastuka Sarana Karya (HSK) dan CV Dwi Manunggal Abadi.

Dana lebih setengah triliun rupiah itu digelontorkan BJB Syariah kepada dua perusahaan itu untuk pembiayaan pembangunan Garut Super Blok periode 2014-2015. Pihak debitur adalah HSK). Penyaluran kredit tersebut tanpa agunan. Setelah dicairkan pembayaran kredit macet.

Bareskrim Mabes Polri telah menetapkan mantan pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama BJB Syariah Yocie Gusman sebagai tersangka. Yocie diketahui sebagai eks Ketua PKS Kota Bogor.

Yoice diduga memberikan kredit kepada pimpinan PT HSK, Aw tanpa menaati prosedur. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top