Terduga Teroris Lampung Berencana Ledakan Polda dan Mabes Polri

publicanews - berita politik & hukumKaropenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo. (Foto: dok Divhumas Polri)
PUBLICANEWS, Jakarta - Terduga teroris R alias Putra Syuhada (22) ditangkap Densus 88 Antiteror di Lampung, Sabtu (9/3) setelah mendapat laporan dari orangtuanya sendiri.

"Saudara R ini memang sudah diawasi karena yang bersangkutan terindikasi terpapar oleh jaringan JAD (Jamaah Ansharut Daulah)," kata Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di kantornya, Senin (11/3).

Orangtua R sudah menaruh curiga anaknya yang tidak kunjung pulang ke rumah. Keluarga meyakini R terpapar paham radikal.

"Hari Sabtu R pulang dan orangtua menginfokan kepada polisi dan tim melakukan upaya paksa yang bersangkutan," Dedi menambahkan.

Densus 88 menggerebek R di rumahnya, Desa Penengahan, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung, pada Sabtu (9/3) malam. Pengamanan barang bukti menyita waktu cukup lama lantaran areal rumah terduga teroris terdapat saluran gas PT Perusahaan Gas Negara (PGN).

Sempat Menghilang 6 Bulan, Pulang Ditangkap Densus 88

Akhirnya Densus 88 menemukan benda yang dirakit R dari campuran potasium klorat tersebut di loteng rumah tetangganya, Minggu (10/3) dini hari.

Berdasarkan informasi, R ternyata telah merencanakan aksis teror di sejumlah tempat, khususnya markas-markas kepolisian. Rencananya R akan beraksi seorang diri.

Orangtua R sempat ketakutan ketika suatu hari melihat sang anak merakit benda yang diduga bom. R diduga direkrut oleh kelompok Medsos Abu Hamzah.

"Dia menyampaikan statemen ke orangtua akan melakukan amaliah, baik di Polda Lampung dan Jakarta. Di Jakarta itu markas polisi (yang disasar)," Dedi menambahkan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top