Mafia Sepakbola

Jokdri Hanya Diperiksa 4 Jam Karena Hendak Kick Off Piala Presiden

publicanews - berita politik & hukumPlt Ketum PSSI Joko Driyono seusai menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (27/2). (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono atau Jokdri menjalani pemeriksaan ketiga dalam kasus dugaan keterlibatannya dalam pengaturan skor pertandingan Liga Indonesia. Ia diperiksa sekitar empat jam dengan dua poin pertanyaan.

"Pertama memang konfirmasi ulang BAP kedua, Kamis (21/2) pekan lalu. Kemudian, yang kedua, saya secara pribadi menyampaikan permohonan untuk datang kembali minggu depan," kata Jokdri seusai pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (27/2) siang.

Alasan penyidik hanya memeriksa 4 jam, dari pukul 10.00 hingga 14.25 WIB, lantaran Jokdri mengajukan ijin untuk menghadiri rapat persiapan Piala Presiden. Penyidik pun mengabulkan permintaan Jokdri.

"Ini juga ada hubungannya dengan beberapa agenda yang sedang kita persiapkan, khususnya menjelang kick off Piala Presiden," ujarnya.

Piala Presiden 2019 mulai digelar pada Santu (2/3), Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan membukanya. Laga Persib Bandung vs Persikabo Kabupaten Bogor akan menjada laga pembuka di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.

Satgas Antimafia Sepakbola menetapkan Jokdri sebagai tersangka perusakan barang bukti pengaturan skor sepakbola di kantor PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan Apartemen Taman Rasuna, Tower 9 Lantai 18, Jalan Taman Rasuna Selatan, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Dalam pemeriksaan ini, Jokdri didampingi oleh dua penasihat hukumnya. Sebelumnya ia sudah diperiksa pada Senin (18/2) dan Jumat (22/2). Penyidik kepolisian meyakini Jokdri inisiator penghancuran dokumen.

"Yang bersangkutan menjawab, memang menyuruh orang mengamankan barang tersebut setelah ruangan disegel," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top