Satgas Mafia Bola

Hari Ini Polisi Perdalam Barang Bukti Joko Driyono

publicanews - berita politik & hukumKabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono. (Foto: PMJnews)
PUBLICANEWS, Jakarta - Hari ini, penyidik Polda Metro Jaya melanjutkan pemeriksaan Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono dalam kasus perusakan barang bukti. Senin (18/2) lalu, baru 17 dari 32 pertanyaan yang disodorkan penyidik.

"Rencana ada 32 pertanyaan, tapi baru terjawab 17 pertanyaan. Sekarang kita lanjutan pemeriksaan itu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di kantornya, Kamis (21/2).

Polisi akan memperdalam soal unsur kesengajaan Joko yang menyuruh tiga anak buahnya merusak barang bukti terkait kasus pengaturan skor dalam pertandingan di Liga Indonesia.

"Kemudian ada beberapa aliran dana yang akan diperiksa penyidik," Argo menambahkan.

Menurut Argo, penyidik akan menanyakan lebih dalam soal bukti-bukti yang ditemukan di tempat tinggal Joko alias Jokdri di Apartemen Taman Rasuna, Tower 9, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (14/2) pekan lalu.

Tidak menutup kemungkinan, ujar Argo, pemeriksaan barang bukti bisa berpotensi mengarah pada bukti aliran dana Jokdri pada kasus lain. Tapi, Argo enggan menyimpulkan sebelum ada hasilnya.

"Semua kemungkinan bisa terjadi, apakah bisa muncul laporan versi baru. Misal dalam penyelidikan ada pidana lain, bisa dibuatkan laporan polisi," ia menjelaskan.

Hari ini polisi turut memeriksa tiga anak buah Jokdri, yakni Muhammad Mardani Mogot (sopir), Musmuliadi (OB di PT Persija), dan Abdul Gofur (OB di PSSI). Ketiganya diduga diperintah Jokdri merusak barang bukti.

"Ketiganya berkaitan dengan pemeriksaan lanjutan JD," kata Argo. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top