MA Setuju Sidang Habib Bahar di Bandung

publicanews - berita politik & hukumTersangka Habib Bahar bin Smith hendak menjalani pemeriksaan di Mapolda Jabar. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Bandung - Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan Kejaksaan Negeri (Kejari) Cibinong, soal lokasi persidangan Habib Bahar bin Smith digelar di Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat.

Persetujuan tersebut tertera dalam surat keputusan (SK) Ketua MA nomor: 24/KMA/SK/II/2019 tentang penunjukan Pengadilan Negeri Bandung.

"Sudah kita terima kemarin Senin tanggal 11 Februari 2019 untuk memeriksa dan memutus perkara pidana atas nama terdakwa Habib Bahar bin Smith dan kawan-kawan," kata Kasipenkum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar Abdul Muis Ali kepada wartawan, Selasa (12/2).

Abdul menjelaskan, MA mengabulkan permohonan Kejari Cibinong atas pertimbangan secara yuridis bisa dilakukan, secara non yuridis faktor keamanan dan kelancaran sidang. Atas keputusan itu, kejaksaan segera melimpahkan berkas perkara ke PN Bandung

Jadwal sidang masih menunggu penetapan dari PN Bandung setelah berkas dilimpahkan. "Kami masih melakukan koordinasi. Secepatnya minggu ini akan limpahkan berkas ke PN," ujarnya.

Faktor sosiologis juga melatarbelakangi Kejati Jabar untuk meminta pemindahan lokasi sidang. Berdasarkan Pasal 85 KUHAP, kata Abdul, perpindahan tempat persidangan dari lokasi pengadilan setempat sangat dimungkinkan.

"Sidangnya akan menarik perhatian masyarakat. Kita juga harus mempertimbangkan faktor-faktor bahwa Habib Bahar ini punya massa," ia menjelaskan.

Kepala PN Bandung Wasdi Permana siap atas keputusan MA tersebut. "Saya sudah dapat dari WA (Whatsaap). Namun berkas perkara belum masuk ke PN Bandung," Wasdi menambahkan.

Habib Bahar ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan Polda Jabar dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap dua remaja, MHU (17) dan ABJ (18).

Ia dijerat pasal 170 ayat (2), pasal 351 ayat (2), pasal 333 ayat (2), dan pasal 80 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top