Polisi Gadungan Bintang Dua Ditangkap

publicanews - berita politik & hukumJohanes Ananto Tripawono (53) yang mengaku polisi bintang dua dalam rilis di Mapolres Bantul, Selasa (12/2). (Foto: tribratanewsbantul.com)
PUBLICANEWS, Bantul - Mengaku perwira polisi bintang dua atai Inspektur Jenderal (Irjen), Johanes Ananto Tripawono (53) diamankan dari Mako Brimob Polda DI Yogyakarta, di Gondowulung, Banguntapan, Bantul, Sabtu (9/2).

"Awalnya yang bersangkutan itu mengaku sebagai seorang anggota kepolisian, jadi dalam rangka dinas. Dalam rangka supervisi, seperti itulah," kata Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Rudi Prabowo dalam pengungkapan kasus di kantornya, Selasa (12/2).

Petugas di Mako Brimob sempat curiga dengan gerak gerik Johanes. Apalagi pelaku membawa pistol berjenis Glock-19 yang diduga ilegal. Petugas pun memutuskan melakukan penghadangan dan pemeriksaan.

"Kami juga menemukan beberapa dokumen tidak asli yaitu KTA kepolisian, KTA anggota BIN, surat pemegang senpi (senjata api). Makanya kami periksa terus kami tetapkan sebagai tersangka," ujar Rudi Prabowo.

Johanes mengaku bekerja di Mabes Polri. Ia ke Yogyakarta menjalani tugas supervisi ke kantor polsek, polres, hingga Markas Brimob di wilayah Bantul.

Sejauh ini belum ada korban penipuan Johanes. Polisi masih mendalami siapa pemilik asli pistol tersebut berikut motif tersangka dengan membawa sejumlah dokumen palsu.

"Senpi dia beli di Jakarta dengan harga Rp 60 juta beserta 12 butir peluru," Rudi menambahkan.

Menurut Kabag Ops Satreskrim Polres Bantul Iptu Muji Suharjo, pistol berpeluru yang dibawa Johanes masih aktif. "Jika ditembakkan bisa mematikan. Itu sangat berbahaya," katanya.

Johanes terancam pelanggaran Pasal 1 UU Darurat No 12 tahun 1951 tentang senjata api dengan ancaman penjara 20 tahun atau penjara seumur hidup atau hukuman mati. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top