Kriminalitas Pasuruan

Gagal Bunuh Diri, Penusuk Anak dan Istri Jadi Tersangka

publicanews - berita politik & hukumAndriyanto (37) ketika dirawat setelah gagal bunuh diri seusai menusuk istri dan anak perempuannya. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Pasuruan - Andriyanto (37) ditangkap polisi setelah gagal bunuh diri seusai menusuk istri dan anaknya, Ani (33) dan N (8). Peristiwa tersebut terjadi di rumahnya di Kelurahan Wirogunan, Kecamatan Purworejo, Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (7/2).

"Kami tetapkan Andriyanto sebagai tersangka kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)," kata Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota AKP Slamet Santoso, Sabtu (9/2).

Polisi menahan Andriyanto meskipun tengah menjalani rawat jalan akibat tiga luka di perutnya dalam upaya bunuh diri. "Sesuai keterangan dokter, tersangka bisa rawat jalan dan telah memungkinkan untuk dilakukan penahanan," Slamet menjelaskan.

Kamis (7/2) dini hari, Adriyanto dan istrinya bertengkar hebat. Ia menolak bercerai dengan Ani. Andri kemudian menusuk istrinya di bagian dada dan perut dengan pisau dapur.

Pertengkaran itu membuat anaknya terbangun dan berusaha menolong ibunya. Namun, bocah kelas 3 SD itu juga terkena sabetan pisau di bagian punggungnya.

Setelah itu Andri mencoba bunuh diri, tapi keburu ketahuan warga karena mendengar ribut-ribut tak biasa.

Warga langsung membawa ketiganya ke RSUD dr R Soedarsono. Namun karena istrinya mengalami pendarahan hebat, ia dirujuk ke RS Saiful Anwar Malang. Sementara, N diizinkan pulang setelah mendapatkan perawatan.

Andriyanto terancam dijerat UU Nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (PKDRT). Pelaku terancam pidana maksimal 10 tahun penjara. (imo)

Berita Terkait

Komentar(2)

Login
  1. Anak Gaul @gakasikah10 Februari 2019 | 18:08:31

    Udah miring nih otaknya si bapak kali ya....

  2. Ezaramadhan @Ezza10 Februari 2019 | 14:25:10

    Ett alah udh gagal tuhh bunuh dirinya

Back to Top