Kriminalitas Siak

Rampas Rp 75 Juta, Dua Perampok Berpistol Ditembak

publicanews - berita politik & hukumIlustrasi
PUBLICANEWS, Siak - Polres Siak bekerja keras mengejar tiga perampok bersenjata api yang merampas tas korban berisi uang Rp 75 juta. Ketiganya ditangkap tiga hari setelah kejadian di Jalan Waduk, Desa Sam Sam, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Riau, Minggu (3/2).

BHG (35), IAH (48), dan AFA (33) dibekuk pada Rabu (6/2) di tempat berbeda. Polisi melumpuhkan BHG dan IAH dengan timah panas karena melawan.

"Mereka ini mencoba kabur dan melawan petugas saat ditangkap," kata Kapolres Siak AKBP Ahmad David kepada wartawan, Sabtu (9/2).

BHG diamankan dari sebuah homestay di Kabupaten Binjai, Sumatera Utara. Tersangka IAH di Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis. Kemudian AFA ditangkap di sebuah tempat penginapan di Kecamatan Kandis, Siak, tanpa perlawanan.

AKBP Ahmad mengatakan, ketiga pelaku merupakan warga Sumut yang kerap beroperasi di Riau. Polisi juga menyita barang bukti sepucuk pistol, 6 butir peluru, dan uang tunai Rp 315 ribu.

Komplotan ini merampok seorang Irfan Bagaskara (26), warga Kabupaten Kampar, saat keluar dari rumah temannya mengendarai sepeda motor menuju tempat kerjanya di PT DAP. Korban diberhentikan di tengah jalan, ditodong dengan pistol, dan diminta menyerahkan tasnya.

"Namun, korban mengaku bukan dia yang membawa uang," Ahmad menuturkan.

Para perampok ini kemudian merebut tas yang berisi uang Rp 75 juta dan dua unit telepon seluler. Sempat terjadi perkelahian, namun kemudian seorang perampok memukul kepala korban menggunakan gagang pistol.

"Bahkan pelaku juga sempat melepaskan satu kali tembakan, yang tidak diketahui arahnya oleh korban. Atas kejadian itu korban melapor ke Polres Siak," kata Kapolres Ahmad.

Pistol milik IA, sementara AFA adalah otak aksi perampokan. Ketiga pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang curas, dengan ancaman 9 tahun penjara. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top